Ki Bagus Wijaya

Penyedia Gelang Gaharu –  Ki Bagus Wijaya Merupakan Sosok Spiritualis Muda Yang telah diakui bakatnya oleh banyak orang. Meski seorang spiritual, Ki Bagus juga sering memperhatikan penampilannya, karenanya dia mempersembahkan Gelang Gaharu Kepada Anda. Sehingga selain memiliki tuah energi, gelang gaharu ini bisa dipakai untuk melengkapi penampilan Anda untuk bergaya.

Gelang Gaharu ini merupakan salah satu karya yang juga memiliki tuah energi karomah Wali, yang secara langsung diproses Ki Bagus Wijaya sendiri, dengan metode nafats dengan berkah doa, dzikir dan hizib yang sudah diajarkan para wali.

Berikut akan kami sampaikan sepengggal kisah mengenai Ki Bagus Wijaya, agar Anda lebih mengenal sosok spiritual ini.

Spiritual Muda ini lahir di Kota Jombang, bertepatan dengan Hari Mongso Kapat Wuku Mandasiyo. Mongso ini menunjukan perwatakan “Waspada  Kumebeng Jroning Kalbu” yang memiliki arti “mata air menggenang dalam batin“. Orang yang lahir pada mongso tersebut memiliki pembawaan yang tenang, serius, bijaksana dalam bicara, berjiwa sosial, murni dan jujur. Itulah kesan yang akan Anda tangkap saat bertatap muka, atau berkonsultasi dengannya secara langsung.

Mereka yang lahir pada mongso kapat wuku mandasiyo mempunyai perwatakan dan kesaktian Batara Wisnu. Dalam legenda Jawa Batara Wisnu digambarkan sebagai dewa Asih yang memiliki kesaktian luar biasa. Batara Wisnu sangat tidak menyukai dengan segala hal yang bersifat merusak dunia. Oleh karena itu beliau memiliki sifat Welas asih layaknya Batara Wisnu.

Ki Bagus Wijaya lahir dan tumbuh dalam keluarga yang berlatar belakang islami serta masih nguri-uri kebudayaan jawa kental. Beliau memiliki kakek yang merupakan seorang Kyai ternama di kotanya. Kakek Beliau ini  memiliki kemampuan Paningal sakderenge Pinarah, sehingga beliau sudah mengetahui bakat yang dimiliki Ki Bagus Wijaya sejak dilahirkan.

Kakek beliau  juga seorang Guru Ilmu Hikmah Kejawen Kakek beliau juga mempunyai kemampuan menyembuhkan penyakit seseorang tanpa menyentuh. Oleh karena itu Kakek beliau mewariskan kemampuan tersebut kepada Ki Bagus Wijaya.

Ki Bagus Kecil Senang Melakukan Perjalanan Spiritual Bersama Sang kakek

Di saat usianya masih sangat anak-anak, Ki Bagus Wijaya senang sekali bila diajak berpetualang sang kakek. Namun pertualangan tersebut bukan sekedar jalan-jalan, tetapi sebuah perjalanan spiritual. Sebab yang mereka lakukan adalah bersilaturahmi ke tempat orang-orang sakti, disana beliau melakukan tirakat dan napak tilas. Dengan begitu, Ki Bagus kecil mampu mengasah kemampuan spiritualnya. Menurut Beliau, darah spiritual dari sang kakek semakin membuatnya mudah untuk mempelajari ilmu spiritual yang diajarkan oleh Kakeknya.

Ketika Beliau berusia 7 tahun, beliau pernah menghilang selama satu hari satu malam. Kejadian tersebut membuat keluarga dan warga sekitar heboh lantaran saat ditemukan beliau ada diatas pohon sedang melakukan meditasi. Saat sadar Wijaya kecil mengaku sedang melakukan penggemblengan bersama Guru Ghaibnya yang bernama Kiyai Samudro Jagat. Dalam Meditasi tersebut beliau diajarkan berbagai ilmu supranatural.

Melihat hal tersebut masyarakat hanya bisa terheran-heran, karena pada usia yang masih kecil Ki Bagus Wijaya sudah mampu melakukan perjalanan ghaib, atau yang sering disebut dengan Meraga sukma.

Hobi Yang Tidak Biasa

Menginjak usia 10 tahun beliau memiliki hobi yang terbilang nyeleneh (Tidak Biasa). Pada usia tersebut, anak lain suka bermain bersama. Namun beliau malah senang melakukan kegiatan spiritual, melakukan Perjalanan Spiritual ke makam para wali, mengikuti Kajian agama, dan suka menonton pertunjukan Tradisi jawa, khususnya wayang. Beliau juga suka mendengarkan Kidung, Tembang dan lagu Gending Jawa.

Berguru Dengan Beberapa Orang Sakti di dunia nyata dan dunia ghaib

Saat menginjak masa remaja beliau berguru kepada beberapa orang sakti. Selain kakenya sendiri, beliau sering pergi ke daerah lereng Gunung Arjuna untuk menuntut ilmu dengan Guru yang memiliki ilmu supranatural. Disana beliau diajarkan berbagai macam ngelmu yang bisa digunakan untuk membantu sesama.

Pada saat semedi terkadang beliau didatangi Guru ghaib yang mengajarkan ilmu yang berhubungan dengan Batin. Dengan begitu ilmuan Ki Bagus Wijaya semakin lengkap dan matang.

Pada usia menginjak 17 tahun beliau merasakan sesuatu yang aneh pada dirinya, dia merasa bimbang tentang pengetahuannya.

“Tak nggo opo ilmu akeh koyok ngene iki? (Untuk apa saya belajar ilmu yang banyak ini?)”, Begitulah pertanyaan yang muncul di dalam hati Ki Bagus Wijaya. Akhirnya beliau meminta saran dari sang Kakek tentang perasaan bimbang tersebut.

Ki Bagus Muda : “Mbah, kulo niki pripun. Kok rasane mboten penak gadah ilmu ngeten niki (Bahasa Indonesia: Mbah, saya ini kenapa. Rasanya punya ilmu tinggi kok aneh?”

Kakek: “Opo seng mok rasakno le? (Bahasa Indonesia: Apa yang kamu rasakan cu?”)

Ki Bagus Muda: ”Nggeh rasane ilmu niki mboten mi gunani” (Bahasa Indonesia: Rasanya ilmu ini tidak berguna”)

Kakek: “Ngene le, Wit pari iku tambah tuwo yo tambah ndingkluk. La, lek wes wayahe panen mesti wong seng manen kuwi atine bungah. Podo koyok menungso, sinau ilmu duwur-duwur ojo sombong. Lek wes wayahe panen yo dadekno panen kuwi bungahe liyane. (Bahasa Indonesia: Begini, Padi semakin berisi semakin merunduk. Pada saat panen selalu membuat siapa saja bahagia. Sama seperti orang belajar ilmu jangan sombong, pada saatnya ilmu tersebut mampu memberikan manfaat bagi sesama)”

Dengan saran dari Sang kakek akhirnya beliau Sadar, bahwa ilmu yang beliau pelajari harus mempunyai manfaat bagi sesama. Sehingga Beliau memiliki motivasi dan bertekat mengamalkan ilmunya untuk membantu sesama. Sehingga keilmuan beliau semakin bermanfaat dan ada gunanya.

Wangsit di Gua Sigolo-golo

Untuk mengasah kemampuan Spiritual, Ki Bagus Wijaya juga melakukan tirakat atau semedi pada Gua Sigolo-golo yang terletak pada tebing lereng gunung Welireng lebih tepatnya terletak di dusun kraten, desa panglungan, kec. wonosalam, kab. Jombang, Jawa Timur. Menurut Sejarahnya Goa ini merupakan tempat semedi ayahanda Raden Damar Wulan yaitu Raden Maudoro Dari Majapahit.

Saat melakukan tirakat beliau didatangi oleh sosok ghaib dari beberapa raja jawa, Salah satunya adalah Prabu Jaya Baya, Beliau menceritakan tentang hakikat manusia yaitu saling tolong menolong dan menyuruh beliau menggunakan seluruh keilmuannya untuk membantu sesama.

Kemudian beliau juga ditemui oleh Mbah Empu gandring yang memberikan wejangan tentang ngelmu pusaka yang meliputi manfaat, khasiat dan larangan untuk kehidupan manusia.

Semenjak saat itu beliau mengamalkan ilmunya, baik untuk membantu mengobati penyakit, membaca watak orang agar lebih sukses.

Mulai Dikenal sebagai Ki Bagus Wijaya, Guru Ilmu Hikmah Kejawen

Seiring berjalannya waktu, kemampuan beliau dalam bidang penyembuhan dan ilmu supranatural serta benda pusaka semakin menyebar luas. Tidak jarang beliau mengajarkan pengetahuan beliau kepada murid-murid. Ki Bagus Wijaya merupakan panggilan dari para teman dan para klien yang berhasil memperoleh kebahagiaan hidup setelah medapatkan arahan dari beliau.

Beliau juga sering dipanggil dengan sebutan Guru Ilmu Hikmah, ahli Hikmah Kejawen, Gus Wijaya atau Yi Wijaya, namun menurut beliau semua panggilan tersebut sama saja, karena panggilan-panggilan tersebut hanyalah sebatas cara orang untuk menghormati dan mengapresiasi atas keilmuan beliau.

Mampu Menyembuhkan Penyakit Tanpa Menyentuhnya

Sebagai Guru Ilmu Hikmah Kejawen salah satu keistimewaan ngelmu supranatural Ki Bagus Wijaya adalah mampu mengobati seseorang hanya dengan melihat atau berbincang saja. Ada sedikit cerita tentang pengalaman beliau, pada saat itu ada salah satu tetangganya mempunyai penyakit aneh dengan perut membuncit. Setelah melewati proses Scanner Radiologi dari rumah sakit, tidak ditemukuan adanya penyakit serius pada tubuh pasien tersebut. Akhirnya dibawalah kerumah Ki Bagus Wijaya, hanya dengan menerawang dan memberikan solusi, akhirnya orang tersebut memperoleh kesembuhan atas Ridho Gusti Allah melewati perantara Ki Bagus Wijaya.

Keistimewaan Ilmu Supranatural Ki Bagus Wijaya

Selain ngelmu supranatural untuk penyembuhan, beliau juga dikenal memiliki ngelmu kejawen khusus untuk membolak balikan hati seseorang, membuat sesorang benci jadi cinta atau dari cinta menjadi benci. Mempunyai Ngelmu untuk membuat sesorang lebih disukai dan di cintai banyak orang, atau untuk meningkatkan karisma dan wibawa seseorang.

Ngelmu Supranatural yang dimiliki beliau tersebut ingin digunakan untuk menolong sesama manusia. Sehingga mereka mendapatkan kebahagiaan hidup, sebagaimana Firman Allah Subhanahu Wata’ala

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.”(QS Al-Maidah : 2).

Dengan begitu beliau sering berpesan bahwa untuk menjadi manusia yang bertaqwa, maka kita sebagai manusia harus memiliki sifat saling menolong antara mahluk hidup.

Ki Bagus Wijaya memiliki pandangan hidup tentang peranan manusia didunia ini. Menurut beliau “apapun yang kau tanam hari ini maka kamu akan memanennya pada suatu hari nanti. Entah itu perbuatan baik atau buruk, semuanya ada hukum hubungan timbal baliknya”.

Beliau juga memiliki prinsip hidup untuk membantu siapa saja yang membutuhkan pertolonganya. Tentu saja semuanya Membutuhkan keseriusan niat anda dan keikhlasan hati dalam meminta ridho Allah SWT supaya kita diberi kemudahan dan keberkahan hidup yang bahagia.